Ratusan Juta Dana BOS Reguler Diduga Dikorupsi Kepala SMKN 04 Palembang, Tahun 2022-2023 Sekolah terima Rp. 6,2 Miliar Lebih

oleh -73 Dilihat
0 0
Read Time:3 Minute, 49 Second

Kota Palembang // mediatargetkasus.com – SMK Negeri  04 Palembang, Kota Palembang, Sumatera Selatan yang berada di Jalan Sersan Sani No.1019, tahun 2023 jumlah Siswa/I nya sekitar  1966, kepala Sekolah nya dijabat oleh Sumin Eksan, dan dana BOS regular diberikan Pemerintah ada 2 tahap, untuk tahap 1 sekolah terima tanggal  21 Maret 2023 Rp 1.562.314.205, lalu tahap 2 sekolah terima tanggal  25 Juli 2023 Rp 1.572.800.000,- laporan Kepala SMK Negeri 04 Palembang ke Kementrian terkait terhadap pengunaan dana BOS tahap 1 tahun 2023 katanya untuk :

• pengembangan perpustakaan Rp 360.000

• kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikuler Rp 72.785.538

• kegiatan asesmen/evaluasi pembelajaran Rp 5.250.000

• administrasi kegiatan sekolah Rp 58.004.731

• pengembangan profesi guru dan tenaga kependidikan Rp 1.750.000

• langganan daya dan jasa Rp 78.007.200

• pemeliharaan sarana dan prasarana Sekolah Rp 739.869.450

• penyediaan alat multi media pembelajaran Rp 35.112.567

• penyelenggaraan bursa kerja khusus, praktik kerja industri atau praktik kerja lapangan di dalam negeri, pemantauan kebekerjaan, pemagangan guru, dan lembaga sertifikasi profesi pihak pertama Rp 95.868.730

• penyelenggaraan kegiatan uji kompetensi keahlian, sertifikasi kompetensi keahlian dan uji kompetensi kemampuan bahasa Inggris berstandar internasional dan bahasa asing lainnya bagi kelas akhir SMK atau SMALB Rp 206.449.309

• pembayaran honor Rp 276.300.000

• Total Dana terserap Rp 1.569.757.525

Lalu laporan Kepala SMK Negeri 04 Palembang ke Kementrian terkait terhadap pengunaan dana BOS tahap 1 tahun 2023 katanya untuk :

• penerimaan Peserta Didik baru Rp 65.545.000

• pengembangan perpustakaan Rp 459.182.100

• kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikuler Rp 204.251.119

• kegiatan asesmen/evaluasi pembelajaran Rp 60.150.000

• administrasi kegiatan sekolah Rp 156.417.800

• pengembangan profesi guru dan tenaga kependidikan Rp 8.624.606

• langganan daya dan jasa Rp 122.577.880

• pemeliharaan sarana dan prasarana Sekolah Rp 211.951.470

• penyediaan alat multi media pembelajaran Rp 89.842.500

• pembayaran honor Rp 197.300.000

• Total Dana terserap Rp 1.575.842.475

Berdasarkan hasil investigasi hukum yang dilakukan oleh LBHK-Wartawan Sumsel diduga Kepala Sekolah merekayasa laporan penggunaan dana BOS tahun 2023 tersebut ke kementrian terkait, sehingga berpotensi merugikan keuangan negara, hal tersebut dikatakan oleh Aji Pahruroji, SH selaku Advokat dan Konsultan Hukum LBHK-Wartawan Sumsel baru – baru ini dalam konprensi pers dikantornya.

Ditambahkan Aji, sebut saja terhadap kegiatan pengembangan perpustakaan tahun 2023 yang menyerap dana BOS sekitar Rp.459 Juta lebih diduga direkaya oleh Kepsek terhadap laporannya ke Kementrian terkait melalui aplikasi yang ada, adapun modus korupsinya yaitu bekerjasama engan penerbit atau distributor, yang mana penerbit atau distributor terbitkan Kwitansi pembelian atau faktur pembelian yang dibengkakkan jumlah nya atau mark up, padahal diduga Kepsek juga dapat persentasi atau komisi dari pembelian buku dari distributor dan atau penerbit, besarannya sekitar 5 sd 15 % dari harga beli buku.

Lalu terhadap kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikuler yang menyerap dana BOS tahun 2023 sekitar Rp. 277 juta lebih, , adapun modus dugaan korupsi terhadap kegiatan tersebut yaitu membuat laporan kegiatan fiktif seolah – olah kegiatan terlaksana padahal faktanya tidak ada sama sekali, hal tersebut dikatakan tegas Aji.

Selanjutnya terhadap kegiatan pemeliharaan sarana dan prasarana Sekolah tahun 2023 yang meneyerap dana BOS sekitar Rp.951 Juta lebih, fakta dilapangan tidak terlihat jelas apa – apa saja Sarana Prasarana Sekolah yang dipelihara oleh Kepsek sementara informasi terkait hal itu tidakj ada terlihat disekolah tersebut, modus korupsi nya yaitu Kepsek  menghubungi pihak – pihak penjual barang / bahan yang ada di SIPLah lalu disepakati barang / bahan diantar atau dibayarkan jumlahnya 115 tetapi ditulis pada kwitansi atau faktur pembelian membengkak menjadi 215.

Tahun 2022 SMKN 04 palembang menerima dana BOS Reguler ada 3 tahap, untuk tahap1 sekolah terima tanggal 17 Februari 2022 Rp 939.360.000, , lalu tahap 2 sekolah terima tanggal 21 Juli 2022  Rp 1.252.480.000, dan tahap 3 sekolah terima tanggal 17 Oktober 2022 Rp 939.360.000,-

berdasarkan hasil investigasi hukum lembaga Kami diduga Kepsek lakukan korupsi dengan modus memanipulasi atau merekayasa laporan penggunaan dana BOS Reguler tersebut ke Kementrian terkait.

Untuk itu saat ini LBHK-Wartawan Sumsel saat ini lagi mengumpulkan alat bukti dari sumber yang ada disekolah maupun sumber yang ada diluar sekolah, lalu bila ada pihak – pihak yang mengetahui dugaan korupsi tersebut lembaga Kami siap menerimanya dengan cara dapat menghubungi Kami di Email : lbhwartawan@gmail.com.

DSelanjutnya lembaga Kami akan melaporkan Kepsek ke Tipikor Polres dan atau Polda Sumsel serta ke Kejari dan atau Kejati Sumsel, ujar Aji.

Wartawan Media ini berupaya konfirmasi ke SMKN 04 Palembang dengan mendatangi sekolah tersebut, namun sangat disayangkan Kepsek tidak ada disekolah ujar beberapa Guru.(Sumber mediaantikorupsi)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.